Teknik Renang Gaya Bebas

Butterfly Swimming Course
Butterfly Swimming Course

Ketika itu saya sedang menonton film dokumenter mengenai suku indian macupingu di Peru yang tinggal di hulu sungai amazon. Mereka adalah salah satu suku terakhir yang tidak tersentuh peradaban. Terlihat seorang  anak berenang dengan tapir peliharaannya (tapir merupakan binatang seberat 600-pon, menyerupai badak yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di air). Jelas sekali bahwa anak itu sering menghabiskan waktunya berenang, karena dia terlihat seperti ikan di air.

Sesekali si anak berenang menjauh dari hewan peliharaannya dan menunjukkan renang gaya bebas yang indah. Anak tersebut tentunya tidak pernah mendapatkan  pelajaran renang secara formal, ia melakukannya secara alami. Hal tersebut membuat saya berpikir dua hal:

  1. Anak tersebut memilih renang gaya bebas agar bisa berenang secepat mungkin.
  2. Renang gaya bebas sudah ada sejak awal keberadaan manusia.

Renang gaya bebas yang kita tahu sekarang ini mungkin sebagian besar mengandung elemen yang sama dari dulu. Dari mana istilah “Australian Crawl” muncul? Istilah tersebut mungkin berasal dari “Aborigin Crawl.” Apa pun anda menyebutnya, gaya renang tersebut masih merupakan cara tercepat untuk melalui air sejauh lebih dari dari 15 meter.

Saya mulai belajar berenang di tahun 1960 kepada Ann Curtis, juara Olimpiade 1948. Ann sendiri merupakan perenang gaya bebas yang sangat tradisional. Dia mengajarkan saya bagaimana mengangkat siku tinggi, merengkuh jauh ke depan, dan tendangan yang kokoh. Saya ingat bagaimana Ann terus berbicara tentang “teknik”, dan sering marah dengan cara berenang yang ceroboh. Hal itu cukup membuat anak tujuh tahun ketakutan. Ann selalu bersemangat jika berbicara mengenai teknik dan bahkan,sekali waktu dibawanya Charlie Sava (seseorang yang sudah tua pada saat itu),yang merupakan pelatihnya untuk mengajarkan kami mengenai teknik. Cerita yang sama, dengan suara yang berbeda.

Pengalaman pertama saya melihat teknik renang gaya bebas yang luar biasa efisien adalah ketika saya menonton Don Schollander berenang di Olimpiade 1964 di TV. Don melakukan secara tepat apa yang sedang diajarkan kepada saya pada waktu itu. Sikunya terangkat  tinggi dan rengkuhannya jauh, didorong oleh tendangan yang kokoh. Ternyata ia menggerakkan sejumlah besar air dengan lengannya. Gerakan berbaliknya lebih lambat dibandingkan dengan perenang lainnya. Saya berpikir, “ini adalah apa yang  Ann coba ajarkan pada saya.” Sebuah gambar bernilai ribuan kata.

Butterfly Swimming Course
Butterfly Swimming Course

dua teknik dasar

Selama 50 tahun terakhir, pada dasarnya ada dua jenis renang gaya bebas. (Setahu saya, dua metode bisa dilihat kembali pada olimpiade modern pertama).  Ada kesamaan yang jelas, tetapi perbedaan utama antara keduanya adalah dalam jumlah daya yang dihasilkan oleh rotasi pinggul dan tendangan.

Metode pertama ditandai dengan perputaran yang cepat, kayuhan yang berorientasi pada lengan, tendangan dua ketukan (kadang-kadang empat), dan tidak banyak rotasi pinggul. Teknik ini telah banyak digunakan terutama untuk renang jarak jauh. Vladimir Burre, JCK Babashoff, Shirley Babashoff, dan Shane Gould menggunakan metode ini untuk untuk berenang cepat secara efektif. Menggunakan jenis kayuhan seperti disebutkan diatas, Jonty Skinner, dengan tendangan empat ketukan dan tingkat berbalik yang cepat serta sedikit rotasi pinggul, menunjukkan apa yang saya anggap cara berenang yang paling menakjubkan di tahun 1970-an, dengan catatan waktu 49,4 di 100 meter gaya bebas pada tahun 1976. Beberapa perenang  yang telah menggunakan gaya kayuhan ini secara efektif adalah kieren Perkins, Steve Belanda, dan Brad Cooper.

Beberapa elemen kunci dari metode renang gaya bebas ‘non-tradisional ” adalah sebagai berikut:

  • posisi siku yang sangat tinggi dan posisi lengan rendah di sepertiga awal kayuhan. Posisi ujung jari ke siku kadang-kadang hampir tegak lurus ke permukaan air di sepertiga awal kayuhan (lihat gambar 11.1) Ini adalah posisi yang tidak semua orang dapat mencapainya.
  • rotasi pinggul yang sangat sedikit
  • tingkat berbalik arah yang cepat
  • sangat sedikit daya yang diciptakan oleh tendangan

Beberapa perenang dengan tendangan dua ketukan,seperti Janet Evans, kayuhannya sedikit berbeda. Dia menggunakan tendangan dua ketukan dan memiliki tingkat berbalik arah yang cepat, tapi ia menghasilkan banyak daya dari rotasi pinggul juga.

Metode kedua menggunakan kayuhan yang  lebih lambat dan lebih jauh lagi dengan daya yang dihasilkan dari kaki dan rotasi pinggul. Saya menyebutnya renang gaya bebas “tradisional” karena ini adalah apa yang diajarkan kepada saya pada saat saya masih anak-anak dan karena itu adalah bentuk paling umum digunakan oleh perenang gaya bebas yang sukses. Kebanyakan perenang gaya bebas yang sukses menggunakan teknik kayuhan ini, termasuk Steve Clark, Don Schollander, Dave Edgar, Rowdy Gaines, Matt Biondi, Tom Jager, Nicole Haislett, jill Sterkel, Amy Van Dyken, Jenny Thompson, Dara Torres, dan banyak lainnya. Perenang yang telah menggunakan metode renang gaya bebas tradisional diantaranya Brian Goodell, Tim Shaw, George DiCarlo, Eric Vendt, dan Ryk Neethling. Beberapa karakteristik penting dari jenis kayuhan adalah sebagai berikut:

  • Meluncur lebih jauh di sepertiga pertama tarikan sebelum menuju ke bagian tangkapan dari kayuhan (lihat gambar 11.2)
  • Jarak yang lebih jauh diperoleh dari setiap kayuhan
  • Sejumlah besar daya dihasilkan dari tendangan
  • Body roll dan rotasi pinggul menyediakan daya tambahan
Butterfly Swimming Course
Butterfly Swimming Course

Menemukan teknik Anda

 Tentu saja, ada banyak variasi dari gaya bebas yang menggunakan kombinasi teknik kayuhan tersebut secara efisien. Khususnya, Ian Thorpe, dan Aleksandr Propov menggabungkan karakteristik dan unsur-unsur dari  kedua metode diatas. Mereka menggabungkan rotasi pinggul yang relatif sedikit dari renang gaya bebas dua ketukan ditambah tendangan yang sangat kuat, yang menghasilkan renang gaya bebas yang sangat efektif.

Untuk alasan ini, sulit untuk mengatakan bahwa ada satu cara yang tepat untuk renang gaya bebas. Kayuhan yang berbeda bekerja lebih baik untuk jarak yang berbeda. tidak ada kayuhan yang sempurna bagi semua orang. ada beberapa aspek tertentu, hal-hal umum, yang dibagi banyak perenang hebat seperti pemulihan santai, posisi siku tinggi tipe over-the-barrel, dan sudut lengan dan tangan yang menghasilkan tenaga ketika bergerak maju. Namun, setiap perenang memiliki rasio daya tarikan-tendangan yang berbeda tergantung pada kekuatan individual.

Secara pribadi, saya ingin melatih kayuhan atau balapan berdasarkan kekuatan individual. Jika seorang atlet memiliki tendangan yang luar biasa, saya melatih kayuhan dari tendangan. Jika ia memiliki tarikan luar biasa, saya melatih kayuhan tangannya.Jjika ia memiliki ritme yang luar biasa, saya akan melatihnya. Anda tidak ingin perenang untuk menyia-nyiakan kekuatan dalam usahanya memperbaiki kelemahan! intinya adalah bahwa apa yangdimiliki atlet sehingga membuatnya paling cepat adalah yang terbaik.

Sementara strong swimming tergantung pada tenaga dan kekuatan yang besar, perenang terbaik mengetahui upaya minimal yang dibutuhkan untuk mendapatkan efek maksimal. Hal itu merupakan inti dari efisiensi. Hal yang saya paling suka adalah ketika melihat bagaimana perenang berenang dengan cara yang luar biasa efisien. Bagi saya, salah satu keindahan olahraga terjadi ketika keseluruhan lebih daripada jumlah bagian-bagian. Jika kita nengetahui jumlah tenaga yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah tugas,alangkah bodohnya jika mengeluarkan tenaga lebih dari yang diperlukan. Perenang tentu tidak ingin menggunakan 100 pon kekuatan untuk melakukan pekerjaan yang membutuhkan kekuatan 50 pon. Seringkali perenang  menggunakan terlalu banyak kekuatan untuk melakukan tarian.

Seorang pelatih harus mampu menemukan dan bersikap terbuka terhadap teknik atau gaya berbeda yang dimiliki atlet tertentu., bahkan ika hal tersebut tidak sesuai dengan gambaran bentuk klasik “gaya renang yang sempurna”. Mengingat hal tersebut diatas, ada beberapa kesalahan yang harus diperbaiki pelatih dikemudian hari.

 

 

 

Incoming search terms:

  • teknik renang
  • metode renang

Leave a Reply