Teknik Dasar Renang

Teknik dasar renang terbagi 4 yaitu :

  • tahanan dan dorongan
teknik dasar
teknik dasar
teknik dasar
teknik dasar

 

Setiap saat perenang bergerak maju ke depan di dalam air selalu tergantung

pada dua kekuatan. Pada prinsipnya ada dua kekuatan yang dihadapi perenang dalam

bergerak maju di dalam air. Pertama, kekuatan air yang menghambat gerak perenang
disebut dengan hambatan. Kedua, kekuatan yang mendorong perenang maju ke depan
yaitu kekuatan dorongan kaki dan dayungan lengan. Seperti diungkapkan Barthels
(1978: 45) bahwa dahulu banyak dari perenang melihat kecepatan gerak renang
berasal dari obat-obatan alami namun akhir-akhir ini kecepatan gerak renang lebih
disebabkan oleh kesempurnaan gerak di dalam air. Senada dengan Barthels, Wood
(1978: 62), mengungkapkan beberapa tahun terakhir teori dalam renang lebih
memfokuskan pada bagaimana power yang dihasilkan oleh dayungan lengan dan
bentuk tubuh yang horizontal dengan permukaan air. Untuk mendapatkan gerakan
renang yang efektif, setidaknya perenang harus melakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Mengurangi tahanan
Hal ini dapat dilihat pada dua orang perenang yang mempunyai bentuk tubuh
dan kemampuan berenang yang sama, kedua perenang juga memiliki
dorongan yang sama. Perenang pertama berenang dengan tahanan yang besar,
sedangkan perenang kedua dengan tahanan yang kecil, maka perenang kedua
akan bereang lebih cepat dari perenang pertama.
2. Menambah dorongan
Hal ini dapat dilihat pada dua orang perenang yang mempunyai bentuk tubuh
yang sama dan kemampuan bereang yang sama, kedua perenang juga
mempunyai tahanan yang sama. Perenang pertama berenang dengan dorongan
yang besar, sedangkan perenang kedua berenang dengan dorongan yang kecil,
maka perenang pertama akan berenang lebih cepat daripada perenang kedua.
3. Mengurangi tahanan dan sekaligus menambah dorongan
Hal ini dapat dilihat pada dua orang perenang yang mempunyai bentuk tubuh
yang sama dan kemampuan bereang yang sama. Perenang pertama berenang
dengan tahanan yang kecil dan dorongan yang besar, sedangkan perenang
kedua berenang dengan tahanan yang besar dan dorongan yang kecil, maka
perenang pertama akan berenang jauh lebih cepat daripada perenang kedua.

  • posisi badan dalam Renang
Teknik Dasar Renang
Teknik Dasar Renang

Sebelum belajar renang dengan gaya yang sesungguhnya, terlebih dahulu

perlu belajar tentang dasar-dasar renang, yaitu bagaimana cara mengatur napas
ketika berada dalam air, cara mengapung, dan meluncur di air. Menurut Kurnia
(1991:10), teknik dasar renang yang paling penting adalah bernapas di dalam air,
9
mengapung, dan meluncur. Pernapasan di dalam air adalah bagaimana mengatur
proses pengambilan udara (menghisap udara di atas permukaan air), dan
mengeluarkan udara di udara atau di dalam air. Proses pernapasan ini bukanlah hal
yang mudah. Dalam proses pembelajaran, latihan ini sering membosankan. Latihan
pernapasan dapat ditingkatkan dengan jalan mengatur irama pernapasan. Waktu
menghirup udara dilakukan dengan cepat dan pengeluaran dapat dilakukan dengan
irama lebih lambat dari pengambilan udara.
Keterampilan berikutnya adalah cara mengapung. Mengapung di air
merupakan modal dasar untuk dapat berenang dengan baik. Membuat posisi badan
mengapung di air perlu senantiasa diupayakan. Posisi badan mengapung dapat
dibedakan menjadi tiga macam posisi. Posisi tegak, telungkup, dan telentang.
Menurut Pate (1993:313), daya apung tubuh berhubungan dengan kandungan lemak
tubuh. Seorang yang memiliki kandungan lemak tubuh yang banyak memiliki daya
apung yang lebih baik.

  • Kecepatan dayungan lengan
Teknik Dasar Renang
Teknik Dasar Renang

Salah satu komponen penting yang mempengaruhi perenang untuk

mendapatkan gerakan maju yang cepat adalah kekuatan dayungan lengan. Dalam
renang perlu sekali diperhatikan kekuatan lengan dalam mendayung yang bertujuan
untuk mencapai kecepatan dalam bergerak maju. Dalam hal ini berlaku hukum gerak
ketiga dari Newton, yaitu hukum aksi-reaksi. Sesuai hukum ketiga Newton, maka
gerakan mendayung lengan ke arah atas kemudian ke belakang yang keras (aksi) akan
menghasilkan dorongan yang sama kerasnya ke arah depan (reaksi). Mekanika dari
gaya renang haruslah dibuat sedemikian rupa, sehingga menunjukkan badan bergerak
10
maju terus dengan kecepatan maksimal, dimana dalam melaksanakan dorongan harus
selalu diingat tentang prinsip gerakan yang berkelanjutan (the continuity of moment).
Dalam melakukan dayungan atau dorongan, baik lengan maupun kaki adalah lebih
efisien gerakan yang terus menerus daripada gerakan yang besar tetapi terputus-putus.

  • kekuatan dorongan kaki
Teknik Dasar Renang
Teknik Dasar Renang

Selanjutnya menurut beberapa pakar renang, untuk mendapatkan gerakan

renang ke depan yang efektif ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Menurut
Tjiang & Tarigan (1958: 49) yang perlu diperhatikan dalam gerakan renang adalah
sebagai berikut: a) kekuatan kaki dimana kaki memiliki sumbangan dorongan yang
besar, b) tahanan muka yang kecil, c) kekuatan dayungan lengan, dan d) koodinasi
antar gerakan yang dinamis.

 

 

Incoming search terms:

  • teknik berenang
  • belajar renang bagi pemula
  • cara belajar renang
  • Tehnik renang
  • teknik-teknik dasar renang
  • gerak dasar renang
  • dasar renang
  • dasar-dasar renang
  • cara mengatur nafas saat berenang
  • teknik dalam renang

Leave a Reply