Tag Archives: Kursus Renang di Bandung

Belajar Berenang

Belajar Berenang

Belajar Berenang
Belajar Berenang

Sebelum kita melakukan berbagai hal, mulai dari hal yang terkecil sampai hal yang terbesar pasti membutuhkan proses pembelajaran agar hal yang akan kita lakukan tersebut dapat mudah kita lakukan. Begitu pula dengan olah raga. Setiap cabang olah raga pasti membutuhkan  latihan atau pembelajaran agar guna dapat melakukan olah raga tersebut dengan baik. Renang merupakan salah satu cabang olah raga yang membutuhkan pembelajaran guna kita dapat berenang di kolam tanpa tenggelam terlebih dahulu. Di sini kita akan menjelaskan mengenai belajar berenang.

Renang adalah salah satu kegiatan fisik paling mudah untuk belajar. Tetapi banyak orang pergi melalui seluruh hidup mereka tanpa belajar bagaimana berenang, biasanya karena mereka takut air. Dengan ketakutan Anda santai dan menaklukkan, Anda akan terkejut mengetahui betapa mudahnya untuk mengajar diri untuk berenang.
Apa yang harus kita butuhkan sebelum kita berenang?

Belajar Berenang
Belajar Berenang

 

 

 

Cari tempat di mana Anda tahu kedalaman air yang tepat setiap saat. Di kolam renang besar, kedalaman jelas ditandai di sepanjang tepi, tetapi dalam tubuh alami air, Anda mungkin harus menyelidiki lebih hati-hati, menggunakan tongkat atau perenang berpengalaman. Hal ini penting untuk tetap dalam air di mana Anda dapat menyentuh bagian bawah dan masih menjaga kepala Anda di atas permukaan sampai Anda mengajar diri sendiri bagaimana untuk berenang.

 

Belajar Berenang
Belajar Berenang

 

Mengajar diri sendiri bagaimana untuk berenang dengan belajar bagaimana untuk menginjak air, memastikan bahwa Anda usaha ke kedalaman kolam yang cukup dalam sehingga kaki Anda tidak akan memukul bawah, tapi tidak terlalu dalam bahwa Anda tidak akan dapat beristirahat dengan aman . Menginjak air melibatkan menendang kaki anda dengan lembut saat mengambang dalam posisi vertikal, seperti naik sepeda. Praktik ini sampai Anda dapat menjaga kepala Anda mengapung selama 20 sampai 30 detik pada suatu waktu.

 

Praktek mengambang di punggung Anda dengan menahan napas dalam-dalam dan memungkinkan tubuh Anda untuk menjadi apung di dalam air. Hal ini akan mengajarkan Anda untuk tetap bertahan ketika Anda menjadi terlalu lelah untuk berenang, dan akan membantu untuk mengurangi ketakutan Anda air.

Ambil keunggulan di sisi kolam dan memungkinkan tubuh Anda untuk mengapung ke permukaan dengan mengambil napas dalam-dalam, kali ini di perut Anda. Setelah tubuh Anda menjadi dekat dengan horisontal dalam air, mulai menendang dengan lembut, bergantian gerak kaki Anda. Praktek tetap bertahan dengan cara ini sampai Anda dapat mengatur 20 sampai 30 detik pada suatu waktu juga.

Belajar Berenang
Belajar Berenang

Mulai mengembangkan stroke lengan yang tepat dengan mendorong dari sisi kolam, mengambil napas dalam-dalam dan mulai gerak Anda menendang. Stroke lengan Anda harus halus dan berpusat di bawah permukaan air, yang akan mendorong Anda maju. Percobaan dengan berbagai jenis stroke renang, dan praktek berenang jarak yang lebih jauh.

Petunjuk

Tidak pernah menyelam ke kepala air pertama kecuali anda tahu kedalaman yang tepat dari tubuh air, dan menyadari setiap hambatan yang mungkin ada di bawah permukaan.

belajar berenang sendiri
cara belajar berenang sendiri
praktek berenang
belajar mengambang
cara mengambang saat berenang
cara mengapung vertikal di dalam air
belajar renang sendiri
teknik mengambang di kolam yang dalam
cara mengambang saat renang
cara mengapung di kedalaman

 

Incoming search terms:

  • les berenang di bandung
  • cara mengambang di kolam renang

Berenang Dengan Cepat

Berenang Dengan Cepat

Berenang Dengan Cepat
Berenang Dengan Cepat

 

Berenang dengan cepat. Itulah suatu harapan sebagian orang yang ingin berenang dengan cepat namun dengan tenaga yang sehemat mungkin, sehingga Anda bisa menempuh jarak yang jauh dalam waktu yang relatif singkat. Wah, pasti semua kepingin dong bisa begitu. Gimana caranya?

 

ada beberapa kunci untuk bisa berenang gaya bebas secara efisien. Filosofi dari semua kunci tersebut hanya ada dua: memperbesar gaya dorong (propulsi) dan memperkecil tahanan air (drag). Jika Anda memperbesar gaya dorong, Anda bisa berenang lebih efisien hingga 30 persen. Sedangkan jika Anda memperkecil tahanan air, Anda bisa berenang lebih efisien hingga 70 persen. Dari sini jelas terlihat bahwa memperkecil tahanan air ternyata jauh lebih penting.

Untuk memperkecil tahanan air, ada beberapa kunci. Pertama, body streamline. Masukkan kepala kedalam air dan arahkan pandangan ke dasar kolam, maka tungkai Anda akan bisa mengapung dengan mudah.

Kedua, jadikan tubuh Anda lebih panjang. “Perahu yang panjang bergerak lebih cepat.” Cara agar tubuh Anda bisa menjadi lebih panjang adalah dengan menyorongkan lengan ekstensi Anda sejauh-jauhnya ke depan. Jadi, begitu tangan Anda entry ke air, jangan langsung mengayuh, tapi julurkan beberapa lama sejauh mungkin ke arah depan.

Ketiga, miringkan tubuh Anda (body rolling) ke sisi kiri dan ke sisi kanan. Kemiringan ini bukan hanya dada, akan tetapi seluruh tubuh. Tahanan air akan lebih kecil ketika tubuh Anda dimiringkan, dibandingkan jika Anda senantiasa berenang diatas perut Anda.

Adapun untuk memperbesar gaya dorong, beberapa kuncinya adalah sebagai berikut. Pertama, lakukan kayuhan “high-elbow”, yakni dengan tetap menjaga lengan atas tinggi ketika mengayuh.

Kedua, lakukan kayuhan secara penuh, yakni mulai dari ekstensi sampai dengan melewati sisi paha Anda.

Ketiga, rapatkan jari-jari tangan Anda. Kecuali ibu jari yang boleh saja sedikit direnggangkan dari jari telunjuk. Meski jari-jari tangan dibuat rapat, namun harus tetap rileks. Tidak boleh tegang. Rileks dan rasakan airnya.

Keempat, ciptakan akselerasi sebesar mungkin saat mengayuh. Artinya, dimulai dari pelan kemudian digerakkan secepat-cepatnya.

Berenang Dengan Cepat
Berenang Dengan Cepat

 

Disamping itu, ada beberapa kunci yang lain agar renang gaya bebas Anda bisa efisien. Pertama, bernafaslah dengan ritmis. Dengan kata lain, jaga ritme pernafasan. Dan sebisa mungkin lakukan pernafasan dua sisi (bilateral breathing), yakni dengan mengambil nafas setiap 3 kayuhan sehingga akan berganti-ganti ke sisi kiri dan ke sisi kanan. Dengan pernafasan dua sisi, diharapkan tubuh Anda akan lebih seimbang antara kiri dan kanan.

 

Berenang Dengan Cepat
Berenang Dengan Cepat

Kedua, biarkan lengan recovery Anda benar-benar rileks dan beristirahat. Dengan demikian, Anda senantiasa memberikan istirahat kepada otot-otot Anda.

Ketiga, berenanglah dengan rileks dan santai. Utamakan jarak per langkah, yakni jarak yang bisa Anda lalui dalam satu langkah.

Keempat, Anda tidak harus menggerakkan kaki terlalu cepat. Gerakkanlah kaki seperlunya, sekadar untuk mengimbangi gerakan tubuh lainnya. Kecuali pada perlombaan sprint, Anda bisa mempercepat gerakan kaki Anda untuk menambah gaya dorong.

Teknik Dasar Renang

Teknik dasar renang terbagi 4 yaitu :

  • tahanan dan dorongan
teknik dasar
teknik dasar
teknik dasar
teknik dasar

 

Setiap saat perenang bergerak maju ke depan di dalam air selalu tergantung

pada dua kekuatan. Pada prinsipnya ada dua kekuatan yang dihadapi perenang dalam

bergerak maju di dalam air. Pertama, kekuatan air yang menghambat gerak perenang
disebut dengan hambatan. Kedua, kekuatan yang mendorong perenang maju ke depan
yaitu kekuatan dorongan kaki dan dayungan lengan. Seperti diungkapkan Barthels
(1978: 45) bahwa dahulu banyak dari perenang melihat kecepatan gerak renang
berasal dari obat-obatan alami namun akhir-akhir ini kecepatan gerak renang lebih
disebabkan oleh kesempurnaan gerak di dalam air. Senada dengan Barthels, Wood
(1978: 62), mengungkapkan beberapa tahun terakhir teori dalam renang lebih
memfokuskan pada bagaimana power yang dihasilkan oleh dayungan lengan dan
bentuk tubuh yang horizontal dengan permukaan air. Untuk mendapatkan gerakan
renang yang efektif, setidaknya perenang harus melakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Mengurangi tahanan
Hal ini dapat dilihat pada dua orang perenang yang mempunyai bentuk tubuh
dan kemampuan berenang yang sama, kedua perenang juga memiliki
dorongan yang sama. Perenang pertama berenang dengan tahanan yang besar,
sedangkan perenang kedua dengan tahanan yang kecil, maka perenang kedua
akan bereang lebih cepat dari perenang pertama.
2. Menambah dorongan
Hal ini dapat dilihat pada dua orang perenang yang mempunyai bentuk tubuh
yang sama dan kemampuan bereang yang sama, kedua perenang juga
mempunyai tahanan yang sama. Perenang pertama berenang dengan dorongan
yang besar, sedangkan perenang kedua berenang dengan dorongan yang kecil,
maka perenang pertama akan berenang lebih cepat daripada perenang kedua.
3. Mengurangi tahanan dan sekaligus menambah dorongan
Hal ini dapat dilihat pada dua orang perenang yang mempunyai bentuk tubuh
yang sama dan kemampuan bereang yang sama. Perenang pertama berenang
dengan tahanan yang kecil dan dorongan yang besar, sedangkan perenang
kedua berenang dengan tahanan yang besar dan dorongan yang kecil, maka
perenang pertama akan berenang jauh lebih cepat daripada perenang kedua.

  • posisi badan dalam Renang
Teknik Dasar Renang
Teknik Dasar Renang

Sebelum belajar renang dengan gaya yang sesungguhnya, terlebih dahulu

perlu belajar tentang dasar-dasar renang, yaitu bagaimana cara mengatur napas
ketika berada dalam air, cara mengapung, dan meluncur di air. Menurut Kurnia
(1991:10), teknik dasar renang yang paling penting adalah bernapas di dalam air,
9
mengapung, dan meluncur. Pernapasan di dalam air adalah bagaimana mengatur
proses pengambilan udara (menghisap udara di atas permukaan air), dan
mengeluarkan udara di udara atau di dalam air. Proses pernapasan ini bukanlah hal
yang mudah. Dalam proses pembelajaran, latihan ini sering membosankan. Latihan
pernapasan dapat ditingkatkan dengan jalan mengatur irama pernapasan. Waktu
menghirup udara dilakukan dengan cepat dan pengeluaran dapat dilakukan dengan
irama lebih lambat dari pengambilan udara.
Keterampilan berikutnya adalah cara mengapung. Mengapung di air
merupakan modal dasar untuk dapat berenang dengan baik. Membuat posisi badan
mengapung di air perlu senantiasa diupayakan. Posisi badan mengapung dapat
dibedakan menjadi tiga macam posisi. Posisi tegak, telungkup, dan telentang.
Menurut Pate (1993:313), daya apung tubuh berhubungan dengan kandungan lemak
tubuh. Seorang yang memiliki kandungan lemak tubuh yang banyak memiliki daya
apung yang lebih baik.

  • Kecepatan dayungan lengan
Teknik Dasar Renang
Teknik Dasar Renang

Salah satu komponen penting yang mempengaruhi perenang untuk

mendapatkan gerakan maju yang cepat adalah kekuatan dayungan lengan. Dalam
renang perlu sekali diperhatikan kekuatan lengan dalam mendayung yang bertujuan
untuk mencapai kecepatan dalam bergerak maju. Dalam hal ini berlaku hukum gerak
ketiga dari Newton, yaitu hukum aksi-reaksi. Sesuai hukum ketiga Newton, maka
gerakan mendayung lengan ke arah atas kemudian ke belakang yang keras (aksi) akan
menghasilkan dorongan yang sama kerasnya ke arah depan (reaksi). Mekanika dari
gaya renang haruslah dibuat sedemikian rupa, sehingga menunjukkan badan bergerak
10
maju terus dengan kecepatan maksimal, dimana dalam melaksanakan dorongan harus
selalu diingat tentang prinsip gerakan yang berkelanjutan (the continuity of moment).
Dalam melakukan dayungan atau dorongan, baik lengan maupun kaki adalah lebih
efisien gerakan yang terus menerus daripada gerakan yang besar tetapi terputus-putus.

  • kekuatan dorongan kaki
Teknik Dasar Renang
Teknik Dasar Renang

Selanjutnya menurut beberapa pakar renang, untuk mendapatkan gerakan

renang ke depan yang efektif ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Menurut
Tjiang & Tarigan (1958: 49) yang perlu diperhatikan dalam gerakan renang adalah
sebagai berikut: a) kekuatan kaki dimana kaki memiliki sumbangan dorongan yang
besar, b) tahanan muka yang kecil, c) kekuatan dayungan lengan, dan d) koodinasi
antar gerakan yang dinamis.

 

 

Incoming search terms:

  • teknik berenang
  • belajar renang bagi pemula
  • cara belajar renang
  • Tehnik renang
  • teknik-teknik dasar renang
  • gerak dasar renang
  • dasar renang
  • dasar-dasar renang
  • cara mengatur nafas saat berenang
  • teknik dalam renang

adaptasi postur

                                                                                                                  Adaptasi Postur

 
 
Adaptasi postur
 
adaptasi postur lebih penting untuk suatu keberhasilan dan Layaknya bayi yang baru lahir, dia akan beradaptasi dengan dunia baru yaitu daratan.Saat ini pun kita harus beradaptasi lagi dengan lingkungan air.Sebenarnya banyak sekali teknik adaptasi postur di air, namun saya akan memberikan dasar paling utamanya saja yang sering kali kurang diperhatikan oleh sebagian kita.
Adaptasi postur
Adaptasi postur

Yang pertama..

Apakah setiap kali mengapung dengan posisi terlungkup, kaki anda tenggelam ?

Jika ya, coba koreksi posisi kepala anda..

Kesalahan kecil namun berdampak besar yang dilakukan oleh pemula, adalah berusaha melihat depan.

Ini menyebabkan kepala sedikit menengadah sehingga tulang belakang tertekan ke bawah.

COBA LAKUKAN DENGAN MELIHAT KE DASAR KOLAM, ANDA AKAN MERASAKAN PERBEDAANNYA

Adaptasi postur
Adaptasi postur

Yang kedua..

Apakah setiap kali mengapung dengan posisi terlentang, kaki anda tenggelam?

Jika ya, sekali lagi koreksi posisi kepala anda.

Kesalahan yang sering terjadi kerena berusaha melihat kaki..

COBALAH MELIHAT KE ATAS, DAN USAHAKAN TELINGA MASUK KE DALAM AIR, ANDA AKAN MERASAKAN PERBEDAANNYA

Adaptasi postur
Adaptasi postur

Yang ketiga….

Apakah anda sulit mengapung saat melakukan treading water, padahal buoyancy anda positif?

Coba rubah pola fikir anda..

Banyak sekali perenang saat melakukan treading water, berusaha agar seluruh kepala bahkan bahu keatas berada di atas permukaan air.

Khusus yang ini saya sulit menjelaskannya karena berhubungan dengan hukum-hukum fisika seperti archimedes, tekanan, buoyancy dll.

Tapi intinya, gunakan pelampung alamiah kita yaitu paru-paru dengan se maksimal mungkin

Jangan takut Ibu yang Hamil Berenang

 Jangan takut Ibu yang Hamil Berenang

Jangan takut Ibu yang Hamil Berenang

olahraga berenang siapa sih yang gak suka berenang, ada juga yang gak suka berenang itu juga mempunyai penyakit ayan atau yang tidak boleh kena air. berenang juga dapat dilakukan oleh siapa aja baik anak-anak, orang dewasa, dan remaja dll.

tapi, apakah boleh ibu yang hamil berenang?
tentu saja boleh. karena berenang adalah olahraga terbaik bagi ibu yang hamil.

Alasan yang paling sering diungkapkan ibu hamil memilih berenang karena olahraga tersebut membuat mereka merasa lebih ringan. Perasaan ini tentu meyenangkan, terutama untuk wanita yang kehamilannya sudah memasuki trimester ketiga.

Tak hanya itu, berenang juga termasuk olahraga yang risiko cideranya kecil. Saat berenang, ketimbang olahraga lainnya, wanita hamil pun tak akan kegerahan.

Seperti dikutip dari Baby Center, berikut manfaat lainnya dari berenang saat hamil:
1. Melancarkan sirkulasi darah
2. Meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru
3. Meningkatkan kekuatan dan pembentukan otot. Berenang dapat membuat otot-otot rahim dan panggul lebih kuat sehingga bisa memudahkan ibu saat bersalin.
4. Menambah daya tahan tubuh
5. Mengurangi pembengkakan saat hamil
6. Membakar kalori
7. Tidur lebih nyenyak
8. Mengusir lelah

Setelah mengetahui manfaatnya, tentu Anda tak ragu lagi untuk berenang saat hamil. Namun selain memahami kegunaannya, Anda juga perlu tahu tips aman berenang saat tengah mengandung.

Jika ibu sebelum hamil sudah rutin berenang, aktivitas tersebut tentu tidak akan menjadi masalah jika dilanjutkan ketika benar-benar sudah berbadan dua. Namun kalau ibu sebelumnya tidak atau jarang berenang, konsultasikan dulu ke dokter atau bidan. Sebaiknya ibu jangan terburu-buru berenang. Mulailah dengan pemanasan dan pendinginan.

Saat sudah di dalam air, orang biasanya jadi lupa merasa haus. James M. Pivarnik, Ph.D dari Michigan State University mengatakan, meskipun tidak ada rekomendasi resmi soal berapa banyak air yang harus diminum ibu hamil saat olahraga, sebaiknya Anda minum satu gelas air sebelum berenang. Minumlah satu gelas air setiap 20 menit sekali saat melakukan olahraga tersebut agar ibu tidak dehidrasi. Minum lagi satu gelas air setelah ibu keluar dari kolam renang.

Untuk Anda yang kehamilannya masih di trimester pertama, dianjurkan berenang 30 menit saja setiap harinya. Berenang baik dilakukan pagi hari untuk mengurangi mual dan muntah yang biasanya muncul di waktu tersebut. Berenang pagi hari juga bisa menambah energi ibu untuk beraktivitas sepanjang hari.

Sedangkan bagi ibu yang kehamilannya sudah trimester kedua, tidak ada batasan tertentu saat berenang. Kalaupun ada yang dibutuhkan adalah baju berenang khusus ibu hamil agar lebih nyaman untuk ibu bergerak.

Ibu yang kehamilannya sudah trimester ketiga, berenang dengan gaya dada bisa bermanfaat. Gaya renang tersebut membuat tubuh terasa lebih ringan meskipun perut sudah membesar. Gaya ini juga dapat melancarkan peredaran darah dan mengurangi bengkak di kaki.

Selain gaya dada, gaya lain yang juga bisa dilakukan ibu saat berenang adalah gaya bebas dan punggung. Gaya bebas tidak membuat ibu mengeluarkan tenaga berlebihan di bagian pinggang dan perut. Pengaturan pernapasan yang dilakukan saat melakukan gaya tersebut juga dapat membantu ibu melatih pernapasan untuk persalinan.

Sedangkan gaya punggung baik dilakukan jika kehamilan sudah memasuki trimester kedua dan ketiga. Gaya tersebut membuat tubuh ibu lebih rileks karena ibu berada dalam posisi terlentang di atas permukaan air.

 

Incoming search terms:

  • olahraga renang