9 Manfaat Renang Pada Kehamilan

9 Manfaat Renang Pada Kehamilan

9 Manfaat Renang Pada Kehamilan
9 Manfaat Renang Pada Kehamilan

Takut berenang karena hamil? Atau tidak percaya diri berenang karena bentuk badan? Jangan biarkan takut dan kurang percaya diri justru menghambat Anda untuk berenang sebab ada 9 manfaat renang pada kehamilan yang tentu akan sangat berguna untuk Anda. Apa sajakah itu?

  1. Karena berenang menggunakan dua kelompok otor besar, jadi dengan melakukan renang ibu hamil akan melatih ototnya menjelang kelahiran. Otot yang kuat pada saat melahirkan membuat ibu dan janin lebih besar kemungkinan untuk lancar dalam proses kelahiran.
  2. Meningkatkan sirkulasi udara dalam tubuh karena pada kegiatan berenang ada gerakan-gerakan dimana kita melatih pernafasan baik ketika mengambil udara maupun ketika mengeluarkan udara.
  3. Membangun daya tahan tubuh dengan aktifitas yang dilakukan selama berenang merupakan manfaat renang bagi kehamilan yang bukan hanya untuk ibu tapi juga janin yang dikandung.
  4. Membakar kalori tubuh sehingga membuat tubuh ibu hamil tidak terlalu berlebihan karena kalori terus dibakar dengan aktifitas berenang.
  5. Menyegarkan tubuh melalui berbagai gerakan ketika berenang terlebih jika kegiatan berenang ini dilakukan secara aktif dan teratur.
  6. Melatih emosi dengan cara yang menyenangkan. Harus diakui kegiatan berolahraga bisa meningkatkan kemampuan diri untuk beradaptasi dengan berbagai perasaan.
  7. Melancarkan sirkulasi darah.
  8. Meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru.
  9. Membantu membuat tidur menjadi lebih nyenyak.

Namun, untuk mengoptimalkan manfaat renang pada kehamilan. Sebaiknya ibu hamil juga menyiapkan diri untuk berenang secara aman.

9 Manfaat Renang Pada Kehamilan
9 Manfaat Renang Pada Kehamilan

Beberapa tips yang harus dilakukan oleh ibu hamil ketika berenang adalah sebagai berikut:

  1. Minum cukup air putih sebelum berenang, setiap 20 menit saat berenang dan setelah selesai berenang untuk menghindari dehidrasi.
  2. Pastikan kondisi tubuh Anda dalam keadaan sehat dan fit.
  3. Gunakan baju renang yang nyaman dengan kondisi perut Anda, jangan gunakan pakaian renang yang terlalu ketat.
  4. Tidak semua gerakan renang bisa dilakukan oleh ibu hamil. Posisi gerakan terbaik yang bisa dilakukan adalah gaya dada. Gaya ini tidak memerlukan rotasi batang tubuh dan tidak terlalu memerlukan banyak tenaga. Selain itu bisa mengatasi ketegangan di bagian belakang karena berat perut saat kehamilan.
Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

8 Manfaat Renang Bagi Kesehatan

8 Manfaat Renang Bagi Kesehatan

8 Manfaat Renang Bagi Kesehatan
8 Manfaat Renang Bagi Kesehatan

Kalau ada suatu survey mengenai olahraga favorit yg sering dilakoni, maka renang akan menjadi urutan teratas dalam jawaban saya. Ini satu-satunya olahraga yg saya kuasai dan rutin saya lakukan ,selain bersepeda..kalau olahraga di luar itu?wah saya nyerah deh..saya cuma bisa mjd penonton saja di luar lapangan..:-D

8 Manfaat Renang Bagi Kesehatan
8 Manfaat Renang Bagi Kesehatan

Ternyata pilihan saya tidak salah, renang termasuk salah satu olahraga dengan banyak manfaat didalamnya…Sekurangnya ada 8  manfaat dari renang  bagi kesehatan kita yg saya rangkum dari berbagai sumber ..Just check it out :

1. Jantung yang lebih sehat

Selain mengencangkan otot yang terlihat seperti otot dada (pectoralis),otot  trisep dan paha depan, berenang juga membantu meningkatkan otot yang paling penting dalam tubuh kita yakni  Jantung.Karena berenang adalah latihan aerobik, maka ia berfungsi untuk memperkuat jantung, tidak hanya membantu otot jantung menjadi lebih kuat, tetapi membuatnya lebih efisien dalam memompa  aliran darah yang lebih baik ke seluruh tubuh Anda. American Heart Association (AHA) melaporkan bahwa hanya denga 30 menit latihan per hari, seperti berenang, dapat mengurangi penyakit jantung koroner sebesar 30 sampai 40 persen. Selain itu ia juga baik dalam mengontrol tekanan darah/tensi.

2. Mengurangi  Resiko Diabetes

Dengan hanya 30 menit dari olahraga ini selama tiga kali per minggu, Anda bisa membakar 900 kalori – mengurangi risiko terkena  diabetes tipe 2 lebih dari 10 persen . Dan, jika anda sudah memiliki diabetes tipe 1, manfaat berenang dapat sangat membantu, karena jenis latihan ini dapat meningkatkan sensitivitas insulin . Menurut American Diabetes Association, penderita diabetes harus mendapatkan 150 menit per minggu, tersebar di setidaknya tiga hari per minggu, dengan aktivitas fisik intensitas sedang seperti berenang untuk membantu kontrol glikemik/gula darah dalam tubuh. Selain renang , olahraga dengan efek sama kepada sensitivitas insulin adalah berjalan kaki (walking)

3. Memperbaiki kadar  kolesterol

Renang dapat memperbaiki keseimbangan  rasio yang tepat dari kolesterol dalam tubuh anda, yakni  rasio seimbang antara kadar kolesterol “baik” (HDL) dan kadar   kolesterol “buruk” (LDL).Renang bisa mendapatkan tingkat ini dalam keseimbangan yang tepat berkat kekuatan aerobik, yang telah terbukti dengan cara  meningkatkan kadar HDL. Dan untuk setiap kenaikan 1 persen pada kolesterol HDL, risiko kematian akibat penyakit jantung turun sebesar 3,5 %.

4. Memperbaiki Gejala/Serangan Asma

Bila anda penderita asma dan khawatir jika anda berolahraga diluar (outdoor)  dengan udara yg panas/kering  serta penuh dengan bahan allergen di sekilling anda, maka masuklah ke dalam air di kolam renang untuk menghindari serangan asma setelah berolahraga.  Dalam air dengan kelembaban cukup maka  renang membantu Anda menghindari serangan asma . Bahkan bagi mereka yang tidak menderita asma bisa mendapatkan keuntungan dari berenang, yaitu dapat meningkatkan volume paru-paru dan mengajarkan teknik pernapasan yang tepat.

5. Mengontrol  Berat Badan

Untuk beberapa waktu lalu, banyak orang berpikir bahwa karena air umumnya lebih dingin dari suhu tubuh kita, akan sulit untuk menurunkan berat badan dengan latihan air. Seperti banyak ide-ide lama tentang olahraga, hal ini  telah direvisi: Berenang  sekarang diakui sebagai salah satu pembakar kalori terbesar di sekitar, dan itu bagus untuk menjaga berat badan anda. Berapa banyak persisnya  jumlah kalori yang Anda bakar, tentu saja, tergantung pada fisiologi tubuh anda sendiri dan intensitas anda dalam berolahraga. Tetapi sebagai aturan umum, untuk setiap 10 menit renang gaya dada  akan membakar 60 kalori,  gaya punggung 80 kalori, gaya bebas sampai 100 kalori , dan gaya kupu-kupu yg paling mengesankan , yakni sampai mencapai 150 kalori.

6. Menguragi Gejala Arthritis

Ketika tubuh manusia terendam dalam air, maka secara otomatis menjadi lebih ringan. Ketika tenggelam ke pinggang, tubuh Anda dikenakan hanya 50 % dari beratnya, cemplungkan diri anda  dalam air sampai ke leher, Anda hanya harus menanggung 10 % dari berat badan anda sendiri, sedang kan 90 % lainnya ditangani oleh kolam.Ini berarti bahwa kolam menyediakan tempat yang ideal untuk bekerjanya  otot yang kaku dan sakitnya sendi, terutama jika Anda kelebihan berat badan atau menderita arthritis. Jika kolam dipanaskan, jadi lebih baik untuk penderita arthritis, seperti air hangat dapat membantu melonggarkan sendi kaku. Bahkan, orang dengan rheumatoid arthritis menerima manfaat yang lebih besar untuk kesehatan mereka setelah berpartisipasi dalam hidroterapi dibandingkan dengan kegiatan lain. Ini juga telah terbukti bahwa olahraga berbasis air meningkatkan penggunaan sendi yang terkena dan mengurangi rasa sakit dari osteoarthritis. Ada lagi bonus lain latihan dalam air :  Berenang  juga meningkatkan kekuatan tulang – terutama pada wanita pasca-menopause

7. Menguragi Stres dan Meningkatkan Spirit

Selain sbg latihan aerobic, renang  juga bisa dianggap seperti permainan karena efeknya yang menyenangkan. Itulah alasan kenapa mulai anak-anak sampai orang tua menyenangi olahraga ini. Salah satu efek samping yang timbul adalah karena dilepaskannnya bahan kimia yang bertanggung jawab saat kita merasa bahagia yaitu Endorfin. Selain itu , berenang juga dapat membangkitkan respon relaksasi  seperti halnya  yoga. Hal ini disebabkan sebagian besar adanya  peregangan yg konstan dan relaksasi otot anda lalu dikombinasikan dengan pernapasan berirama dalam.  Olahraga dalam air  juga merupakan latihan meditasi, dengan suara nafas anda sendiri dan percikan air yang bertindak sebagai semacam mantra  sehingga dapat membantu Anda “meredam” semua gangguan lainnya.

8. Memperpanjang Umur

Jika sebelumnya tujuh alasan diatas tidak cukup untuk meyakinkan Anda tentang manfaat kesehatan dari berenang, mungkin yang satu ini bisa : Renang dapat menjaga Anda dari kematian. Tentu saja hal ini jgn diartikan secara harfiah hehe.. bahwasanya renang tidak menjanjikan keabadian, tetapi tampaknya renang setidaknya bisa membantu Anda menghindari mati muda. Para peneliti di University of South Carolina yang  diikuti 40.547 orang, berusia 20 sampai 90 tahun  menemukan bahwa mereka yang berenang memiliki tingkat kematian 50 % lebih rendah dibandingkan pelari, pejalan kaki atau orang yang tidak pernah berolahraga. Mereka menyimpulkan bahwa manfaat yang sama akan diterima oleh perempuan maupun laki-laki .

 

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

BAKAR KALORI LEBIH CEPAT DENGAN BERENANG

BAKAR KALORI LEBIH CEPAT DENGAN BERENANG

BAKAR KALORI LEBIH CEPAT DENGAN BERENANG
BAKAR KALORI LEBIH CEPAT DENGAN BERENANG

Bakar kalori dengan berenang adalah salah satu cara yang sering dilakukan oleh orang-orang yang sedang melakukan diet. Dengan berenang mereka juga memiliki banyak manfaat selain bisa menurunkan berat badan, juga bisa mengurangi risiko terkenanya penyakit. Keuntungan berenang akan mendapatkan bentuk tubuh yang bagus. Memang semua jenis olahraga apapun akan membuat tubuh menjadi sehat, dan salah satunya adalah dengan berenang,karena olah raga ini salah satu jenis olahraga yang mampu membakar kalori di dalam tubuh. Lakukan olahraga renang 2dua samppai tiga kali dalam seminggu untuk menurunkan berat badan.

BAKAR KALORI LEBIH CEPAT DENGAN BERENANG
BAKAR KALORI LEBIH CEPAT DENGAN BERENANG

Kelebihan olahraga berenang diantaranya sebagai berikut :

1.  Meningkatkan kesehatan jantung

Bukan hanya memberi keuntungan dalam membakar kalori di dalam tubuh tapi ternyata manfaat berenang baik untuk jantung kita. Bahkan berenang memiliki kelebihan dan manfaat yang lebih dibanding olahraga lainnya. Diantaranya yaitu : Berenang ternyata dapat memperkuat otot jantung. Dengan banyak berlatih berenang, maka secara tidak langsung anda juga melatih otot jantung anda sehingga dapat memperkuat otot jantung tersebut. Dengan memiliki otot jantung yang kuat maka hal tersebut juga mampu memberikan kekuatan bagi diri kita sendiri. Jantung merupakan alat yang paling vital dan paling penting dalam tubuh manusia.

Sehingga jika jantung anda sehat, tubuh anda pun akan sehat selalu. Efisiensi jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh dapat juga memberikan kesehatan pada fungsi jantung anda. Dan cara menambah efisiensi tersebut adalah dengan melakukan olahraga berenang tersebut. Anda dapat melakukan olahraga berenang secara rutin maka anda akan mendapat jantung yang sehat. Bakar kalori dengan berenang juga merupakan salah satu cara yang paling ampuh dalam memberikan hasil yang maksimal pada ukuran tubuh anda.

2. Berenang dapat membantu menguatkan otot.

Kepadatan air di dalam kolam renang membuat setiap gerakan tubuh di dalam air seolah bergerak tanpa hambatan apapun. Karena kepadatan air tersebut besarnya dua belas kali lipat dari udara. Itulah sebabnya mengapa olahraga berenang bagus untuk kesehatan anda. Bahkan intensitasnya pun bisa disamakan dengan aerobik. dengan berenang selama setengah jam saja anda sudah berhasil membakar kalori hingga tiga ratus banyaknya. Namun jumlah kalori yang terbakar tersebut tergantung pada gaya berenang yang anda lakukan. Jika seseorang memiliki otot yang kuat maka hal itu bagus sekali untuk melakukan olahraga berenang secara teratur. Dan olahraga berenang tersebut juga akan membantu anda dalam membangun kekuatan otot yang bagus dan juga sehat.

Dengan melakukan olahraga berenang dengan ritme yang teratur juga bisa meningkatkan ketahanan kardio anda. Bakar kalori dengan berenang ternyata kegunaannya sangat luas karena sampai bisa memperkuat ketahanan otot kita.

by: Sri M

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Metoda Renang yang benar untuk ibu hamil

Metoda Renang yang benar untuk ibu hamil

Metoda Renang yang benar untuk ibu hamil
Metoda Renang yang benar untuk ibu hamil

Renang adalah salah satu olah raga yang menyenangkan dan murah untuk dilakukan. Olahraga ini juga baik dan aman, sehingga menjadi olahraga yang paling disarankan untuk ibu hamil. Hal ini dikarenakan Renang untuk Ibu Hamil dapat membantu menguatkan otot-otot rahim dan sendi-sendi panggul, dengan harapan proses melahirkan menjadi lebih mudah dan aman dilakukan pada setiap trimester. Jenis Olahraga di dalam air ini juga memiliki risiko yang sangat kecil terhadap cidera tulang, sendi dan otot. Yang perlu diperhatikan adalah kehati-hatian saat berjalan ditepi kolam yang tentu licin.

 

Aktivitas fisik dengan berenang yang teratur akan membuat otot-otot tubuh ibu hamil menjadi lentur, napas teratur dan tubuh tidak mudah lelah, hal ini tentu sangat berguna ketika ibu akan mengejan saat bersalin. Manfaat Renang bagi ibu hamil diperkuat oleh beberapa alasan medis, yang diantaranya adalah:

Metoda Renang yang benar untuk ibu hamil
Metoda Renang yang benar untuk ibu hamil

 

Berenang bisa menjaga tubuh ibu hamil agar selalu bugar dan sehat. Berenang mempunyai manfaat sama seperti ketika anda melakukan olahraga aerobik, berlari, atau berjalan yang berfungsi melatih paru-paru dan jantung. Yang berbeda adalah Ketika berenang, suhu badan ibu lebih stabil. Sehingga gangguan pada janin di dalam kandungan akibat meningkatnya suhu tubuh ibu tidak terjadi. Adapun beberapa aspek yang perlu diperhatikan saat melakukan Renang untuk Ibu Hamil adalah:

  1. Lakukan gerakan secara tenang, perlahan-lahan, santai dan jangan sampai ada benturan pada bagian perut agar rahim tidak tergoncang. Hal ini termasuk benturan dengan air kolam, sehingga anda harus berhati-hati ketika masuk ke dalam kolam renang. Jangan melompat, namun gunakan saja tangga di tepi kolam renang.
  2. Jangan menggunakan gaya punggung. Karena dikhawatirkan akan terjadi penekanan pada pembuluh darah di bagian belakang rahim.
  3. Jangan menggunakan gaya kupu-kupu. Gaya kupu-kupu terlalu banyak menggunakan gerakan pada bagian pinggang sehingga dikhawatirkan meningkatkan resiko terjadi benturan pada janin di dalam rahim.
  4. Lakukan olahraga renang 3 kali dalam satu minggu dan jangan berenang lebih dari 30 menit. Karena Berenang lebih dari 30 menit justru akan meningkatkan suhu dalam kandungan.
  5. Bagi anda yang tidak bisa berenang, cukup lakukan gerakan berjalan di kolam renang yang dangkal atau melakukan gerakan aquarobik di dalam kolam renang.
  6. Gerakan renang yang dianjurkan untuk Ibu hamil adalah gaya bebas dan gaya dada. Hal ini dikarenakan kedua gaya inilah yang paling tenang, perlahan dan tak ada benturan.
  7. Lakukan Renang di pagi hari sebelum pukul 10.00 dan sore hari sesudah pukul 15.00. Hal ini untuk menghindari paparan sinar ultraviolet dan udara yang panas yang tidak baik bagi janin Anda.

Dari anjuran dan motode Renang untuk Ibu Hamil tersebut diatas, saat ini Anda tidak perlu pusing lagi untuk tetap menjaga kesehatan di waktu hamil dengan cara yang aman dan murah. Beberapa aktifitas olahraga lain sangat rentan terhadap benturan yang tentu sangat berbahaya bagi ibu hamil. Namun dengan berenang secara rutin dan teratur, proses persalinan anda akan lebih lancar dan bisa saja mengurangi rasa sakit saat persalinan.

 

Ringkasan:

  • Ibu Hamil tetap membutuhkan aktifitas olah raga untuk kesehatannya dan janin yang dikandung,
  • Beberapa olahraga fisik berbahaya untuk Ibu hamil, karena beresiko menimbulkan benturan pada rahim,
  • Renang adalah salah satu oleh raga yang aman, murah dan disarankan oleh medik kepada ibu hamil.

 

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

usia tepat ajak bayi berenang

Usia Tepat Ajak Bayi Berenang

Usia Tepat Ajak Bayi Berenang
Usia Tepat Ajak Bayi Berenang

Berenang yang dimaksud di sini tentu saja bukan berenang seperti laiknya orang dewasa dimana tubuh bisa mengapung dan bergerak tanpa tenggelam. Seperti dijelaskan Susan Meredith dalam bukunya Mengajar Anak Berenang, berenang pada bayi adalah mengenalkannya pada kolam besar, bisa dimulai dari bak mandi, kolam plastik, lalu berlanjut ke kolam renang. Mengapa mengajari anak berenang penting? Sebab pada dasarnya berenang adalah bagian dari kegiatan penyelamatan diri. Jadi kalau dikenalkan sejak dini, akan membuatnya lebih mudah saat harus belajar berenang sesungguhnya. Selain itu berenang akan membuat anak fun, relaks, bersifat terapi dan melatih rasa percaya diri.

Usia ideal mengajak bayi ke kolam renang adalah 4-5 bulan. Usia 6 bulan bayi sudah bisa diajar duduk tegak di air. Sedang usia 8-9 bulan, biasanya bayi sudah takut air dan lingkungan asing. Mengapa? Karena semakin besar usia anak, mereka semakin mudah khawatir. Beberapa bentuk ketakutan itu antara lain takut tenggelam, takut tidak bisa bernapas, tubuh tidak nyaman terayun dalam arus air. Ketakutan seperti itu tidak dialami bayi usia 4-5 bulan. Orangtua harus percaya diri ketika mencemplungkan anaknya ke kolam. Orangtua yang grogi atau tidak pede justru bisa membahayakan bayinya. Hal ini bisa dilatih dengan cara membiasakannya terlebih dahulu di bak mandinya, lalu ke bak besar/bathtub, dan kolam plastik.

Usia Tepat Ajak Bayi Berenang
Usia Tepat Ajak Bayi Berenang

Pastikan bahwa kegiatan di air itu adalah aktivitas yang menyenangkan. Bayi sudah merasa tidak nyaman ketika bajunya dilepas karena angin dingin yang menerpa, begitu dimasukkan ke dalam bak mandinya ternyata airnya terasa dingin. Atau pengalaman kemasukan sampo di matanya sehingga setiap kali harus berurusan dengan air, ia merasa kejadian buruk itu akan terulang lagi. Bisa juga selama ini orangtua menjadikan aktivitas mandi sebagai “paksaan”, alias penginnya cepat dilaksanakan lalu cepat selesai untuk segera mengerjakan hal lain. Kejadian-kejadian seperti ini bisa menjadi hambatan ketika harus mengenalkannya pada kolam besar.

by:riske “butterfly swimming course”

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter