RENANG

mari kita berenang………….

berenang
berenang

Berenang adalah kegiatan yang bisa dilakukan di mana saja selama terdapat air yang cukup untuk berenang, berenang di sungai sangat berbahaya, selain dapat hanyut karena arus sungai juga dapat terkena penyakit seperti gatal-gatal pada kulit, iritasi mata, berkurangnya pendengaran, dan penyakit lainnya.

Berenang di kolam renang akan lebih aman setidaknya tidak terdapat arus, bakteri penyebab penyakit juga dikendalikan dengan pemberian kaporit di samping itu pergantian air yang teratur akan lebih meningkatkan kualitas air kolam renang yang sehat. mengenakan kacamata dan lotion adalah tindakan menanggulangi gangguan terhadap kulit dan mata.sebab jika tidak dapat membuat mata menjadi iritasi dan lain sebagainya.

Berenang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dengan berenang seluruh tubuh bergerak, kelompok otot-otot besar akan digunakan seperti otot perut, otot lengan, pinggul, pantat dan paha. Berenang (di tempat dan kualitas air yang memenuhi syarat kesehatan dan keamanan), termasuk sebagai olahraga aerobik yang akan membuat paru-paru sehat, sendi lebih lentur terutama di bagian leher, bahu dan pinggul, karena bagian-bagian tubuh tersebut digerakkan.

Renang juga baik untuk mereka yang kelebihan berat badan, hamil, orang lanjut usia atau mereka yang menderita arthritis. Karena, ketika berenang seluruh berat badan ditahan air (mengapung); sehingga, sendi-sendi tubuh tak terlalu berat menopang badan.

Dengan renang akan terlatih menggunakan pernapasan secara efisien. Perkenalkan renang pada sejak awal pada anak-anak agar mereka menyukai karena sifatnya yang seperti “main air”. Dengan renang, tubuh akan membakar sekurang-kurangnya 275 kalori/jam, setara dengan bersepeda dan jalan-cepat. Meski kalori yang terbakar tak sebanyak dengan lari atau tenis misalnya, karena renang itu menyenangkan, bisa-jadi akan dilakukan lebih lama, sehingga, kalori yang dibakar bisa lebih banyak.

Ketika baru belajar berenang dianjurkan sebaiknya dengan bantuan instruktur renang yang berpengalaman, sebaiknya berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter spesialis kesehatan olahraga (SpKO) atau spesialis rehabilitasi medik (SpRM) terlebih yang bermasalah kesehatan. Perhatikan pula keamanan tempat renang demi kesehatan karena pada orang tertentu kejadian sakit akan lebih sering bila berenang. Perhatikan juga kualitas air misalnya: kejernihan, derajat-keasaman (pH) bahkan polusi, yang bisa saja dapat mengganggu kesehatan.

Mulailah dengan melakukan pemanasan dan peregangan terlebih dahulu, agar tubuh siap-gerak. Pemanasan akan membuat suhu tubuh dan detak jantung meningkat perlahan-lahan. Lakukan pemanasan dengan berjalan-jalan sekitar kolam renang selama 10 menit, lalu, regangkan sedikitnya 15 kali hitungan setiap otot. Peregangan salah satu upaya menghindari kram.

Kemudian akhiri dengan pendinginan, yaitu renang perlahan-lahan selama 5 menit. Tutup latihan dengan minuman kesukaan, misal segelas susu Bear Brand atau Milo. Lakukan hal ini setelah setengah jam usai berenang. Dengan minum Bear Brand atau Milo, energi dan vitalitas akan kembali.

Berenang selama 3-5 kali seminggu serupa manfaat olahraga aerobik yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru. Buatlah acara renang untuk bersenang-senang misalnya dengan bergabung dengan klub penggemar renang untuk memperoleh variasi latihan. Bila mengajak anak berenang ketika harus ditinggal mintalah guard mengawasinya atau ajak main bersama menikmati luncuran-air atau main bola bersama.

by:Sri M

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

RENANG GAYA KUPU-KUPU

Renang Gaya Kupu-kupu – Renang dapat dilakukan dalam beberapa macam gaya, yaitu gaya dada, gaya bebas, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Berenang gaya kupu-kupu memerlukan kekuatan yang besar, serta irama dan koordinasi gerak yang baik. Gaya ini mirip dengan gerakan ikan lumba-lumba. Namun, apakah Anda dapat melakukan gaya renang kupu-kupu dengan gerakan yang benar? Ayo, kita pelajari!
GAYA KUPU-KUPU

Posisi Tubuh
Pada renang gaya kupu-kupu, tubuh mengambang dalam posisi telungkup hampir sejajar di bawah permukaan air. Posisi ini dipertahankan mulai dari kepala, bahu, pinggang, hingga kaki. Kedua lengan berada di atas kepala dan garis permukaan air tepat di atas alis mata. Posisi tubuh harus diatur sedatar mungkin dengan air untuk memperkecil hambatan.
Teknik Dasar Renang Gaya Kupu-Kupu
Dalam renang gaya kupu-kupu, terdapat beberapa teknik dasar yang harus dikuasai, antara lain gerakan tungkai, gerakan lengan, dan pengambilan napas.
Gerak Tungkai
Gerak tungkai pada renang gaya kupu-kupu dilakukan dengan cambukan kaki ke atas dan ke bawah. Cambukan ke atas merupakan gerak recovery, yaitu dengan menggerakkan kaki ke atas hingga ke permukaan air. Cambukan dilakukan dua kali untuk satu putaran lengan gaya kupu-kupu. Cambukan ke bawah dimulai dengan melentingkan pinggang, lutut diluruskan, dan kedua kaki dicambukkan dengan cepat ke bawah. Kelenturan pada sendi pergelangan kaki dan sendi lutut sangat menentukan hasil cambukan ke bawah.
Gerak Lengan
Gerak lengan pada gaya kupu-kupu diawali dengan memasukkan kedua lengan ke dalam air. Gerakan lengan dilakukan dengan cara-cara berikut.
·         Menangkap (catch) – Setelah masuk ke dalam air, lengan digerakkan keluar, lalu dilanjutkan dengan gerak menangkap. Gerak ini bersamaan dengan gerak cambukan ke bawah yang pertama.
·         Meraih (down sweep) – Setelah gerak menangkap, gerak pergelangan tangan dan siku-siku sedikit membengkok ke bawah lalu keluar dan meraih air.
·         Menarik (insweep) – Tangan ditarik ke dalam dan ke belakang di bawah kepala dekat badan.
·         Mendorong (upsweep) – Gerakan ini dilakukan di akhir gerak menarik dengan mendorong lengan ke belakang dan mengeluarkan lengan dari air.
·         Pemulihan (recovery) – Pemulihan dilakukan setelah melakukan gerakan mendorong. Caranya, yaitu dengan mengangkat siku ke atas permukaan air dan memutar sendi bahu untuk memindahkan lengan ke depan.


Teknik Pengambilan Napas

Cara pengambilan napas pada renang gaya kupu-kupu dilakukan dengan mengangkat kepala ke arah depan dengan menonjolkan bahu ke depan. Gerakan pengambilan napas dilakukan pada saat kaki melakukan tendangan ke bawah dan lengan mendorong ke belakang untuk keluar dari air.

by Sri M

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Teknik Dasar Latihan Renang

Berenang dikenal bermanfaat bagi kesehatan kita dalam beberapa cara. Selain itu, itu adalah salah satu yang sempurna bagi orang-orang dari setiap kelompok usia. Latihan renang itu perlu, manfaat renang bisa dirasakan setelah nantinya Anda praktekkan alam beberapa gaya renang yaitu renang gaya bebas, gaya punggung, gaya kupu – kupu dan gaya dada. Pada awal belajar teknik berenang, yang akan dipelajari terlebih dahulu adalah renang gaya bebas.
Teknik Dasar Latihan Renang
Teknik Dasar Latihan Renang

Namun dalam hal belajar renang seperti yang termuat melalui liputan informasiberikut ini, untuk melakukannya itu diperlukan keahlian seperti dalam teknik dasar latihan renang. Sebagian besar dari Anda akan melakukan latihan berenang secara teratur. Beberapa mungkin melakukannya hanya sebagai hobi sementara yang lain mungkin melakukannya mempertimbangkan manfaat kesehatan dari latihan renang tersebut.

Sebelum mempelajari teknik gaya tertentu, perlu dipelajari beberapa hal dasar dalam berenang. Dimulai dari pengenalan air terlebih dahulu, kemudian latihan memasukkan kepala ke dalam air, belajar membuka mata di dalam air dan bernafas yang benar di dalam air. Jika beberapa hal tersebut telah dikuasai, selanjutnya berlatih berlari – lari di dalam air, latihan menyelam atau memasukkan kepala lebih dalam ke air, berlatih mengapung, berlatih melompat ke dalam air, berlatih meluncur ke dalam air, berlatih beberapa gerakan tangan di dalam air, gerakan kail, dan berlatih melakukan beberapa gerakan secara sekaligus.
Berikut ini adalah beberapa hal dalam melakukan teknik dasar latihan renang
Ada tiga hal utama yang harus menjadi perhatian saat pengenalan air, yaitu bernafas dengan benar, meluncur serta mengapung. Ketiga hal tersebut yang selanjutnya akan menjadi dasar dalam belajar renang. Adalah tidak mudah untuk melakukan teknik bernafas yang benar di dalam air. Saat berada di atas permukaan, udara dihirup dan dihembuskan saat berada di dalam air.
Beberapa orang cenderung menahan udara saat di dalam air, dan menghembuskan lagi saat berada di permukaan. Ini merupakan teknik bernafas yang keliru dalam renang. Perlu dilatih juga, saat berenang, udara dihirup melalui mulut dan di dalam air dihembuskan melalui hidung. Ini harus dilatih secara perlahan dan kontinu agar selanjutnya dapat terbiasa.
Setelah menguasai teknik bernafas yang benar, lakukan latihan meluncur. Latihan ini sangat berguna untuk melatih keseimbangan di dalam air. Cara yang mudah untuk belajar meluncur yaitu dengan berdiri menempel ke dinding kolam dalam posisi membelakangi, dengan salah satu kaki menempel ke dinding untuk menolak.
Posisi kedua tangan menempel lurus ke atas dengan kedua ibu jari bertautan. Condongkan tubuh ke depan dan menunduk, sekaligus lakukan dorongan menolak dengan kaki Anda. Tahan hingga posisi luncur menurun, baru turunkan kaki dan berdiri lagi. Jangan terburu – buru untuk segera berdiri karena justru akan menyebabkan hilangnya keseimbangan tubuh.
Latihan selanjutnya adalah mengapung. Pada prinsipnya, mengapung adalah berada di pusat titik berat badan dan berpindah ke pusat titik apung. Dalam posisi kepala dibaringkan ke belakang, letakkan punggung dan telapak tangan ke belakang, keluar dari bahu, maka tekanan air akan mulai mendorong tubuh hingga kaki akan naik pada posisi mengapung yang normal.
Jika teknik awal renang telah dikuasai, baru dilanjutkan dengan mempelajari teknik renang gaya tertentu. Untuk pemula, akan dipelajari teknik renang gaya bebas sebelum mempelajari teknik renang yang lain. Renang gaya bebas akan lebih mudah dilakukan karena tidak terikat suatu aturan tertentu. Untuk melakukan renang gaya bebas, Anda kembali melakukan hal – hal dasar yang telah dipelajari sebelumnya, yaitu meluncur.
Setelah meluncur, dilanjutkan dengan melakukan gerakan kaki. Dalam posisi menghadap ke dinding kolam renang, gerakkan kaki ke atas dan ke bawah secara perlahan dan bergantian. Setelah itu, lanjutkan dengan berlatih gerakan tangan.
Bungkukkan badan ke arah depan dengan kedua tangan lurus ke depan, tarik tangan kanan ke bawah air. Jika telah berada di bawah badan, bengkokkan siku, lalu angkat kembali ke depan. Lakukan secara bergantian dengan tangan yang kiri. Kemudian Anda juga kembali harus melatih teknik pernafasan Anda.
Latihan yang terakhir adalah kombinasi, dimana Anda mula – mula meluncur, kemudian lakukan kombinasi gerakan tangan dan kaki sembari tetap memperhatikan teknik pernafasan yang benar.
Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Siswi Muslim di Jerman wajib belajar renang

Sebuah pengadilan di Jerman memutuskan seorang anak perempuan dari keluarga muslim yang bersekolah di negara itu wajib mengikuti pelajaran renang yang juga diikuti teman laki-laki.

Siswi Muslim di Jerman wajib belajar renang
Siswi Muslim di Jerman wajib belajar renang

Renang menjadi Mata Pelajaran harus diikuti oleh para siswa di Jerman.

Sebelumnya, orangtuanya bersikeras bahwa gadis berusia 13 tahun ini tidak ikut dalam pelajaran renang di sekolahnya di Frankfurt.

Beberapa orang tua Muslim mengatakan bahwa pelajaran tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip kesopanan Islam.

Namun, hakim dalam kasus ini mengatakan gadis itu bisa memakai baju renang yang menutupi semua badan atau disebut sebagai “burkini.”

Burkini yang adalah gabungan dari kata burka dan bikini ini adalah jenis pakaian renang yang menutupi seluruh tubuh termasuk rambut.

Beberapa gadis Muslim lainnya juga telah mengenakan pakaian ini dan ikut dalam pelajaran renang.

Namun, pihak lain menolak keputusan ini dan mengatakan bahwa para orang tua tidak dapat menerima anak perempuan mereka berada di dekat anak laki-laki yang hanya memakai celana renang, kata wartawan BBC Stephen Evans dari Berlin.

Pengacara keluarga gadis itu mengatakan bahwa sudah ada pemisahan pelajaran olahraga di beberapa daerah Katolik.

Ada juga beberapa pusat kebugaran sekuler di Jerman yang memiliki wilayah terpisah yang khusus bagi para perempuan untuk berolahraga.

Majalah Jerman Der Spiegel melaporkan bahwa keluarga yang membawa kasus tersebut ke pengadilan berasal dari Maroko dan menambahkan bahwa gadis ini berprestasi baik dari segi akademis di sekolah itu.

BAGAIMANA DENGAN INDONESIA ??

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

cara mengajarkan renang buat anak

cara mengajarkan renang buat anak

Anak-anak sangat suka olahraga air sebagai kegiatan yang menyenangkan dan menemukan banyak hal yang menarik. Jika anak Anda takut air, jangan khawatir, ragu karena merupakan reaksi yang sangat normal, bahkan jika disertai oleh seorang pelatih yang berpengalaman untuk mengajarkan anak renang  yang akan membantu kemajuan anak Anda dari rasa takut untuk menjadi percaya diri dan aman di dalam air.

Berikut adalah tips tentang cara untuk memulai proses dan teknik renang untuk pemula. Langkah-langkah dalam urutan logis dan dirancang untuk memperkuat kepercayaan di dalam air. Berikut adalah 4 tips mudah berenang untuk anak-anak dan pemula:

Yang pertama adalah untuk membiasakan anak Anda dengan perasaan mendapatkan wajah mereka basah. Dalam pelajaran berenang diajarkan bagaimana meniup gelembung. Lakukan di kolam dangkal sehingga anak tidak menjadi cemas dan terganggu oleh kedalaman air.

Kedua adalah untuk membuat anak untuk belajar bagaimana untuk menempatkan kepala mereka sepenuhnya di bawah air. Ini adalah langkah yang memperkenalkan air sebagai sesuatu yang sangat berbeda dari apa yang mereka gunakan dan harus ditangani dengan hati-hati hati.kita mereka pegang ke titik ini, agar anak memiliki jangkar untuk pegangan. Beberapa instruktur renang menggunakan teknik “boneka” di mana anak menahan napas sementara mereka terus membawa air ke boneka belakang.

Ketiga adalah untuk mengajar anak-anak cara berbaring di atas air untuk benar-benar berenang. Teknik ini adalah mengajarkan mereka bagaimana untuk mengapung dan kemudian berbalik dan mulai bergerak lengan dan kaki mereka sendiri secara bersamaan. Dukungan anak dengan menempatkan tangan perut mereka dan membantu mereka bergerak maju saat mereka mulai mempelajari stroke.

Keempat adalah untuk mengajar melompat ke dalam air dari samping dan kemudian berenang kembali ke dinding. Ini adalah langkah-langkah keselamatan dasar air bahwa semua anak harus tahu mereka telah jatuh ke dalam sebuah kecelakaan kolam renang.

Setelah Anda mencapai 4 cara berenang untuk anak-anak dan pemula mengembangkan tingkat keyakinan bahwa mereka tidak lagi takut air dan akan bersenang-senang. Setelah anak Anda memiliki dasar-dasar keselamatan air pada teknik renang lain dapat lebih mudah diajarkan.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter