manfaat bayi berenang

Yuk ajak si kecil latihan renang biar punya IQ tinggi

secara statistik IQ anak-anak yang diajarkan berenang sejak bayi lebih tinggi ketimbang anak-anak yang tak diajarkan berenang atau diajarkan berenang setelah usia 5 tahun.

“Refleks melangkah merupakan salah satu refleks yang menyertai bayi seperti halnya refleks menggenggam dan refleks berjalan,
Jadi, bila kita meletakkan bayi usia di bawah 3 bulan di dalam air, secara otomatis ia akan menggerak-gerakkan kakinya menyerupai paddle dog sehingga tak tenggelam. Bisa dikatakan, pada usia di bawah 3 bulan bayi sudah bisa berenang dengan gaya primitif.

Saat berenang motoriknya berkembang lebih pesat ketimbang ia hanya bermain di lantai.” Bukankah saat berenang semua otot bekerja? Nah, kalau di lantai, hanya otot-otot tertentu yang bekerja. Apalagi jika ibunya memberikan baby walker. Wah bisa jadi malas tuh bayi..soalnya bayi jadi terbiasa berjalan dengan alat itu. Akhirnya, gerakan-gerakan ototnya jadi terbatas karena hanya otot-otot tertentu yang bekerja.

by : Sri M (butterfly swimming course)

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

renang untuk terapi asma

BERENANG BIKIN NAFAS LENGANG
asma
Diantara terapi yang sering dianjurkan bagi penderita asma adalah berenang, pasalnya olah raga di air ini memberikan banyak manfaat, diantaranya relaksasi, meningkatkan kesehatan jantung & paru, membakar kalori. Selain itu sekitar 10 centimeter di atas air diyakini bergeraknya udara yang sangat baik, sehingga sangat bermanfaat bagi organ pernapasan. Untuk itu tidak sedikit atlet renang dunia yang mulanya adalah penderita asma.
Mengapa renang dianggap olah raga terbaik baik bagi penderita asma? Karena kelembaban udara di atas permukaan air cukup tinggi (mencapai 94%). Dalam laman Klinik Asma dan Alergi dr. Indrajana dijelaskan bahwa kelembaban udara di atas permukaan air dapat mencegah penguapan dari paru-paru. Adapun posisi tubuh saat berenang memungkinkan beban sirkulasi paru berkurang, dan tekanan di dalam air dapat mengontrol irama pernapasan. Renang dikenal olah raga non-grafitasi, walaupun air sendiri berada dalam pengaruh grafitasi yang menjadi sunnatullah. Sebab bila tanpa grafitasi air akan tumpah.
Tentunya penderita asma yang ingin berenang harus memperhatikan kemampuan dan kondisi. Bila belum mampu berenang layaknya orang sehat, bisa dimulai dengan bertahap jangan memaksakan diri. Selain berenang juga cukup bagus sering berjemur di pagi hari, terutama bagian punggung apalagi berjemur di lokasi dengan udara yang relatif segar dan bersih.
renang
Gerakan renang secara umum mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbaiki saluran pernapasan, sehingga dengan rajin berenang napas pun menjadi lengang. Gerakan air yang menekan syaraf-syaraf tubuh dan bagian  saluran pernapasan juga mengusir berbagai faktor penyumbatan, sehingga pernapasan menjadi plong. Renang juga kegiatan menyenangkan, menghibur dan membangkitkan percaya diri.
Dengan melakukan renang akan melatih otot pernapasan mulai dari dada, perut, bahu dan pundak semuanya ikut bergerak sehingga memperbaiki kondisi pada penderita asma. Sebab sebagian besar penderita asma dipicu oleh lemahnya daya tahan tubuh dan udara kotor yang kering. Tetapi hal ini tidak terjadi saat berenang karena pernapasan terjadi di dekat permukaan air dengan udara yang baik dan lembab. Uap air membuat udara yang masuk tidak kering.
Renang yang dilakukan selama 3-5 kali seminggu dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru, apalagi dilakukan dengan baik dan benar. Pada saat renang yang ideal antara 1 – 2 jam tubuh mampu akan membakar sedikitnya 275 kalori/jam. Berenang juga diketahui bermanfaat membantu mempertahankan tekanan darah dan kolesterol yang berdampak pada kesehatan liver. Olah raga ini

juga untuk kesehatan paru-paru serta menghindarkan serangan jantung, stroke dan diabet.

by :Sri M (butterfly swimming course)

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

teknik meluncur

 

meluncur
meluncur

Teknik dasar meluncur 1       :

·        teknik meluncur bisa dilakukan dengan cara  berpasangan dan melakukan teknik meluncur dengan cara ,salah satu teman memegangi kaki(tungkai) kemudian mendorong temannya ke depan,dan teman yang didorong tersebut kedua lengannya lurus ke atas di samping telinga dengan ibu jari saling berkaitan. Sebelum didorong oleh temannya,ambil napas dalam-dalam, condongkan tubuh ke depan,dan apabila ingin mengambil nafas maka dengan cara mengangkat kepala ke permukaan air.
·         Lakukan teknik ini secara bergantian dan dilakukan dengan jarak 7 meter dari tepi kolam.
Teknik dasar meluncur 2  :
·         perintahkan anak untuk berdiri di tepi kolam dengan sikap membelakangi dinding kolam, salah satu kaki menempel pada dinding untuk melakukan tolakan.
·         Kedua lengan lurus ke atas di samping telinga dengan ibu jari saling berkaitan.
Ambil napas dalam-dalam,condongkan tubuh ke depan,berusaha ujung jari tangan lebih dahulu yang masuk ke dalam air.
·         Tolakkan kaki yang menempel pada dinding kolam sampai tubuh terdorong ke depan.
·         Saat tubuh sedang meluncur, biarkan sampai tubuh berhenti melaju dan apabila berhenti maka  boleh berdiri di dalam air dan melanjutkan lagi hingga finish.
Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Incoming search terms:

  • Teknik meluncur dalam renang

teknik renang gaya bebas

Teknik Renang Gaya Bebas

Renang gaya bebas adalah gaya yang tercepat, efisien, dan mudah dipelajari. Ciri khas gerakan  renang gaya bebas adalah posisi badan dalam satu garis lurus dan saat pemulihan (recovery) gerakan kedua tangan berada di atas permukaan air. Hal ini memungkinkan sedikit sekali hambatan yang timbul sewaktu akan melakukan gerakan pemulihan.

renang gaya bebas
renang gaya bebas

agar  dapat melakukan  renang gaya bebas dengan baik, berikut ini langkah-langkah yang harus di perhatikan dalam gaya bebas:

a. Posisi badan

Posisi badansaat berenang gaya bebas harus mendatar (streamline), dan telungkup dengan sikap tubuh rata. Posisi kepala, punggung, tungkai, harus sedatar mungkin dengan permukaan air dan badan dalam keadaan rileks. anggota badan lain seperti dahi, bahu, pantat, dan tumit berada dipermukaan air (rata-rata air). Posisi badan yang lurus dan mendatar akan memperkecil hambatan dan daya laju pada saat berenang.

b. Gerakan Kaki

Gerakan kaki pada renang merupakan penyumbang daya laju yang terbesar, karena gerakan ini dilakukan tanpa terputus, sehingga daya dorong yang dihasilkanpun tidak terputus. Untuk melakukan gerakan kaki renang gaya bebas dengan baik ikuti langkah-langkah berikut:
1. Kedua kaki lurus tetapi tetap rileks, punggung telapak kaki ditegangkan hingga lurus ke belakang.
2. Gerakan pukulan dilakukan kebawah dimulai dari pangkal paha, dilanjutkan tungkai bawah, dan diakhiri    lecutan pergelangan kaki.
3. Kedua lutut dan pergelangan kaki dalam keadaan tetap relaks akan menambah keefektifan pukulan di air
4. Gerakan kaki ke atas tidak melewati permukaan air.
5. Gerakan kaki dalam renang gaya bebas dapat dilakukan dengan cara dua kali pukulan kaki dan dua kali tarikan tangan, empat kali pukulan kaki dua kali tarikan tangan, dan enam kali pukulan kaki dan dua kali tarikan tangan.

c. Gerakan Tangan

Gerakan tangan dalam renang gaya bebas, yaitu saat lengan masuk ke air, ibu jari tangan masuk terlebih dahulu, dilanjutkan pergelangan tangan dan lengan atas. Posisi tangan masuk ke dalam air adalah di depan bahu, siku dibengkokkan ke depan dan ke bawah, jari-jari rapat, dan pergelangan tangan ditekuk sedikit. Gerakan lanjutan adalah menarik/mengayuh tangan ke arah pusar dengan cara menekuk siku didepan dada, gerakan ini disebut gerakan menarik ( pull).
setelah tangan melalui pusar, dorong ke belakang dan siku mendekat ke togok/badan. gerakan mendorong ini disebut mendorong (push), dan dilakukan sampai lengan lurus disamping badan.
Selanjutnya melakukan gerakan di ayun ke luar permukaan air dengan jari-jari yang keluar terlebih dahulu. gerakan saat lengan melewati paha dan keluar dari air disebut gerak kembali (recovery).

d. Pengambilan nafas

Pengambilan nafas renang gaya bebas yaitu dengan memalingkan/memiringkan kepala ke samping kanan atau kiri.  gerakan ini dilakukan agar mulut keluar dari permukaan air karena pengambilan/menarik nafas melalui mulut kemudian dikeluarkan sedikit demi sedikit pada saat muka menghadap ke air. gerakan pengambilan nafas dilakukan berbarengan dengan akhir gerakan tangan.

e. Koordinasi gerakan

Yang dimaksud gerakan koordinasi adalah kesatuan teknik renang gaya bebas dimulai dari lengan masuk, kaki kanan ke atas, lengan kiri masuk, kaki kiri ke atas. Atau dapat juga dikatakan bahwa koordinasi gerakan adalah seluruh rangkaian gerakan renang yang dilakukan secara berurutan dan berkesinambungan.

 

by: sri mulyanti “butterfly swimming course”

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

teknik dasar renang gaya dada

Teknik Dasar Berenang Gaya Dada

           Berenang adalah salah satu olahraga yang cukup banyak mengguras tenaga. berenang akan mengakibatkan banyak tenanga atau energi yang terkuras.Kenapa bisa mengguras tenaga cukup banyak?. Hal tersebut disebabkan karena tubuh kita saat berenang akan bergerak semua dari ujung kepala sampai ujung kaki.
renang gaya dada merupakan gaya berenang  yang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air.
Gerakan Kaki
           Gerakan kaki ini dimulai dengan kita menekuk kaki  atau biasa dengan posisi jongkok,
posisi kaki jongkok
posisi kaki jongkok
kemudian tendangkan atau luruskan kaki dengan posisi kedua kaki terbuka (yaitu kaki kanan dan kaki kiri saling berjauhan) dengan posisi telapak kaki menghadap ke belakang..
posisi membuka kaki lebar
posisi membuka kaki lebar
kemudian lakukan dorongan dengan serentak menutup rapat sehingga kedua kaki bertemu bersikap lurus di belakang.Dalam keadaan kaki masih lurus kaki kita dirapatkan sampai telapak kaki kiri dan kaki kanan agak bersentuhan, ini dapat menambah daya dorong kita saat berenang.
posisi menutup kaki rapat
posisi menutup kaki rapat
  • Gerakan Tangan
           Gerakan tangan ini kita dapat awali dengan kedua tangan lurus di atas kepala yaitu kedua telapak tangan saling bertemu dan menempel. Setelah itu kita tarik tangan ke samping kanan dan kiri, tetapi tidak perlu terlalu kesamping yaitu cukup tarik ke samping selebar bahudan selebihnya tarik ke bawah. Luruskan tangan kembali dan lakukan gerakan tadi secara berulang.
posisi tangan berada lurus di depanposisi tangan membuka lebar
  • Nafas

gerakan mengambil nafas pada gaya dada dilakukan dengan mengangkat mulut ke luar permukaan air dan dada sedikit diangkat. pada saat mulut keluar permukaan air segera mengambil nafas dari mulut. kemudian kepala masuk lagi kedalam air lalu membuang nafas dari mulut, pada saat mengambil nafas dilakukan dengan rileks tidak tergesa-gesa. demikian pula saat mengeluarkan nafas didalam airdiatur tidak terputus.

  • Gerakan koordinasi  tangan, kaki dan nafas
           dalam gerakan koordinasi kaki dan lengan secara continue, setelah kaki selesai melakukan tendangan dan kedua kaki sudah menutup rapat, gerakan membuka tangan dimulai.pada saat meluncur dilakukan ketika kaki sudah selaesai melakukan tendangan dan kedua kaki merapat adabeberapa saat untuk meluncur, baru kemudian melakukan gerakan tangan untuk membuka. pada saat tangan melakukan gerakan membuka, kepala diangkat ke atas hingga mulut keluar permukaan air dan segera mengambil nafas, setelah mengambil nafas lalu segera kepala masuk kembali kedalam air dan hembuskan nafas secara teratur. pada saat bersamaan dengan kepala masuk kedalam air tangandi dorong kedepan untuk melakukan recovery.
          Semoga informasi yang saya berikan dapat membuat pengetahuan kita tentang olah raga berenang bertambah. selain itu teori ini agar dapat berguna tentu harus dipraktekan dan terus berlatih agar kita menjadi atlet renang yang dapat diandalkan.
by : sri mulyanti “butterfly swimming course”
Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter